Minggu, 14 Oktober 2012

Aku Tersesat

jalan ini begitu rumit kulalui
tiap kulangkahkan kaki
menuntun aku berdiri di persimpangan
kanan kiri
aku tak mengerti
ku ikuti suara hati

Perang Tak Berujung

lelah sudah raga ini
lelah sudah fikir ini
tak terungkap berapa peluh terbuang
tak terkira berapa darah tertumpah
pedangku mulai rapuh
langkahku semakin berat

Sabtu, 13 Oktober 2012

Setetes Embun di Tengah Gurun


“LULUS”. Itulah kata yang tertera dalam secarik kertas yang barusan aku keluarkan dari amplop coklat.


“Alhamdullillah”.
Aku tersenyum. Perjuanganku kini tidak sia-sia. Sejenak aku mengamati angka-angka yang tertera di kertas tersebut. Penjelajahan mataku akhirnya tertuju pada sebuah kolom yang bertuliskan “jumlah nilai”. Aku mengamati sejenak, namun mataku tidak mau beranjak dari kolom tersebut. Aku mengembangkan senyum yang sejak semula tersungging di bibirku.

Selasa, 09 Oktober 2012

Catatan Harian :)

Hari ini, selasa 9 Oktober 2012
kayak biasa, bangun pagi-pagi gara-gara mimpi buruk o_O
aneh, sempet ga percaya
tapi mau gimana lagi..
cepet-cepet mandi, cz ntar keburu antri.
berangkat sekolah siap-siap buat UTS terakhir.. :D

Senin, 08 Oktober 2012

Catatan Harian :)

Hari ini, senin 8 oktober 2012
Bangun pagi-pagi mata masih pedes, malas buat gerakin badan. terpaksa turun dari tempat tidur karena belum sholat subuh. ckckckck :D
hal yang paling ngebosenin akhirnya terjadi, BERANGKAT SEKOLAH... mennn....

Kelam Terpejam

dalam malam remang ia bercanda
mencoba menghapus luka
menyambung nyawa meski sudah tak ber-asa
dengan sedikit sepuhan celak
bersanding dengan jelaga tembakau dan vodka
sederet biji mentimun tertata rapi dalam balutan merah
merah , iya merah, semerah darah